iro iro

rokok

hullaaaaaaaaa

お さしぶり!!

lagi pengen ngepost ini. berhubung bingung mau nyampeinnya dimana (karena menurut gw ini rada mengundang kontroversi)

rokok. mungkin orang yang ada disekitar gw tau banget betapa gw benci sama benda yang satu ini.

dan beberapa hari yang lalu gw nemu 1 gambar yang menurut gw lucu dan sebenernya si ya bener isinya. ini dia gambarnya:

1381324_10202150014140948_627521437_n

untuk yang ngerasa punya gambar ini saya minta ijin ya gambar ini dipake, habisnya gak tau mau minta ijin ke siapa.. hehe

dan gambar ini gw post ke salah satu group yang gw ikuti di fb. dan menyulut komen-komen yang berujung pada perokok aktif vs perokok pasif (karena hampir seluruh orang di Indonesia pernah/sering menghirup asap rokok dari perokok aktif). ada banyak hal yang mau gw luruskan disini. jadi, kalo udah baca diawal tolong dibaca sampe selesai yaaaaaa biar gak ada salah paham lagi 😀

  1. Sebagai pribadi gw gak suka sama rokok dan orang yang SEDANG MEROKOK. bukan berarti gw gak suka/benci sama perokok. misal X, dia perokok. ketika dia gak ngerokok di depan gw ya it’s fine. gw gak bakal ada masalah sama dia. yang gw benci itu KEBIASAAN DIA MEROKOK bukan dia SEBAGAI INDIVIDU. kalo lo pernah baca post gw di FB, gw pernah ngebahas tentang gimana orang-orang yang nge-judge orang berjilbab sebagai orang suci yang gak boleh bikin dosa. sama halnya dengan perokok. mereka juga manusia, dan BELUM TENTU seorang perokok memiliki iman yang lebih buruk dibanding seorang yang tidak merokok. biasanya perokok akan membela diri dengan berbicara “ustadz aja ngerokok kok!” tapi, kalau dipikir lagi, tentu kita tahu apabila ingin meniru orang lain, TIRU yang BAIK SAJA, yang BURUK DITINGGALKAN/DIBUANG. ustadz juga manusia, dan yang namanya pasti punya kekurangan. jadi kalau ustadz merokok apakah dengan serta merta kita harus mengikutinya? TENTU TIDAK! jadi, inti dari poin 1 adalah “YANG HARUS DIBERANTAS ITU ROKOKNYA, BUKAN ORANGNYA!”
  2. Kebanyakan orang berfikir kalau merokok itu pilihan hidup. ya itu sah-sah saja. tapi harus diingat bahwa pilihan hidup itu bebas selama TIDAK MERUGIKAN ORANG LAIN. bagaimana kasusnya orang yang merokok didepan umum? merokok di area yang ada wanita hamil/anak-anak/orang dengan gangguan pernapasan/orang biasa yang tidak merokok. orang-orang yang tidak punya pilihan kecuali berkompromi dengan orang-orang yang sedang merokok di depan umum ini. dari segi kesehatan kita sama-sama tahu bahwa kerusakan pada paru-paru dari PEROKOK PASIF LEBIH PARAH dibandingkan perokok aktif. berarti merokok termasuk MERUGIKAN ORANG LAIN TOH? lantas akan keluar opini ‘saya merokok di kamar. gak ada orang lain. kalaupun ada itu teman-teman saya yang sama-sama merokok dengan saya. berarti tidak apa-apa kan?’  ya mungkin saja tidak merugikan orang lain, TAPI BAGAIMANA DENGAN MERUGIKAN ATAU CENDRUNG MENYAKITI DIRI SENDIRI? pasti akan ada yang berkata ‘BADAN-BADAN GW, KENAPA LO YANG RIBUT? SUKA-SUKA GW DONG!’ eits! tunggu dulu!! sesuai dengan poin 1 dari PANCASILA “KETUHANAN YANG MAHA ESA” jelas bahwasannya seluruh warga Indonesia WAJIB punya agama dan berkeyakinan dengan konsep KETUHANAN YANG MAHA ESA. dan saya rasa semua agama sepakat bahwa tubuh yang ada pada kita saat ini merupakan PINJAMAN DARI TUHAN dan suatu saat akan dikembalikan (re: mati). logikanya, kalau kita dipinjamkan sesuatu sudah sewajarnya untuk dikembalikan SESUAI DENGAN KONDISI SAAT DIPINJAMKAN. saya buat perumpamaan. misalkan A meminjamkan baju ke B, dan B SECARA SENGAJA DAN SADAR MERUSAK baju yang ia pinjam itu. menurut kalian, apa reaksi yang akan muncul dari A ketika B mengembalikan baju yang sudah dirusak DENGAN SADAR DAN SENGAJA itu? tentu saja A akan marah besar. itulah analogi yang dipakai, ketika Allah meminjamkan badan ini yang ada PARU-PARU didalamnya. seorang yang merokok, TENTU TAHU APA YANG AKAN TERJADI dengan paru-parunya. tapi TETAP SAJA mereka mengonsumsi rokok yang sebenarnya itu merusak paru-paru secara SADAR DAN SENGAJA. padahal paru-paru itu PINJAMAN, bukan milik kita 🙂 dan akan DIKEMBALIKAN suatu saat nanti. #thinkagain
  3. terkait dengan gambar diatas, kebanyakan rekan-rekan saya mempermasalahkan tentang ada banyak hal lain selain rokok, yang sebenarnya bukan kebutuhan primer, yang kalau dihitung-hitung bisa membeli kambing juga. contoh: nonton bioskop, nonton konser, dsb. ketika memang mampu berkurban dan mampu membeli rokok itu hal lain, walaupun itu tetap saja mubazir (membeli sesuatu secara SADAR DAN SENGAJA yang nantinya akan melukai/membahayakan dirinya sendiri). tapi kan kebanyakan yang terjadi saat ini adalah MEREKA SEBENARNYA MAMPU BERKURBAN apabila mengurangi porsi rokok yang dikonsumsi, atau mengurangi intensitas menonton, dsb. mungkin karena sekarang berdekatan dengan Idul adha jadi korelasinya ke kurban. tapi, kalo dihari biasa bukankah lebih baik uang yang dipakai untuk merokok itu ditabung/diamalkan/dibelikan properti/investasi? kenapa harus mengeluarkan uang untuk MENYAKITI DIRI SENDIRI?
  4. kenapa harus rokok? kan masih banyak hal lain yang bisa dikritisi. misal orang yang suka belanja/hura-hura, bukannya mereka juga harus dikritisi? permasalahannya adalah belanja tidak merugikan diri sendiri/orang lain. hura-hura disini juga harus dibatasi hura-hura model apa? kalau nonton bioskop saja, menurut saya tidak apa-apa. atau karaoke juga tidak apa-apa. akan menjadi masalah apabila dalam belanja, barang yang dibelanjakan merupakan barang-barang yang diharamkan oleh Allah, contoh: alkohol untuk dikonsumsi, makanan/minuman haram, dsb. untuk nonton, misal nonton sama pacar yang notabene-nya pacaran itu dosa -,- ya pasti kegiatan nonton itu juga DOSA atuh -,- intinya kita masih boleh kok refreshing asalkan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan hadist 🙂

wooohooooo!! akhirnya gw berhasil menuangkan pemikiran gw. lega rasanya! kalo ada salah kata/pemikiran gw yang gak sama kayak lo-lo pada ya maap-maap aja, ini negara kan negara demokrasi dan negara menjamin hak warga negaranya untuk berpendapat 🙂

YUK STOP MEROKOK! 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s